Memori semalan hadir bersama sebuah luka
mengingatkan aku akan keagungan Tuhan
sengketa yang melanda membuat ku sesal sendiri
perlukah berakhir begini?
Kini kusadar, setelah lama kumencari
sebuah persahabatan
perjalanan ini masih jauh
penuh dengan onak duri, cobaan
dan juga rintangan
Perjalanan yang jauh ini
perlukah teman-teman yang memahami
yang sejati?
yang mampu membimbing diri ini?
Silaturahim yang telah terjalin kini
bersamalah kita hargai
walaupun kita terkadang bersengketa
itu kan lumrah mendewasakan kita
Pengalaman yang dilalui semalam
mengajar kita hakikat kehidupan
suka duka kita tempuh bersama menjadi kenangan indah, kekal
Untuk selamanya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar